Profile

A. Pendahuluan
Tujuan utama pembinaan kemahasiswaan di Fakultas Farmasi adalah mendukung kegiatan intrakurikuler dan berupaya melengkapinya dengan kegiatan ekstrakurikuler sehingga lulusan Farmasi Unpad memiliki nilai tambah berupa pengalaman berorganisasi, aktualisasi dan pengembangan diri, kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya, dan menjunjung nilai kebersamaan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Fakultas Farmasi berkaitan dengan tujuan dasar menghasilkan lulusan yang berkualitas baik dalam hal akademik maupun nilai tambah lain yang menjadi keunggulan lulusan Farmasi Unpad.

Atas dasar tersebut, Fakultas Farmasi melalui bidang kemahasiswaan melakukan program pendampingan ekstrakurikuler yang dimulai dengan penerimaan mahasiswa baru oleh Fakultas, penerimaan anggota baru oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), dan kemudian setiap mahasiswa baru diwajibkan mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan dan terbagi ke dalam empat sub bidang yaitu: keorganisasian, penalaran, minat dan bakat, serta kesejahteraan mahasiswa. Penerimaan anggota dilaksanakan sepenuhnya oleh Keluarga Mahasiswa Farmasi dengan pendampingan dari Bidang Kemahasiswaan, dan tetap mengacu pada konsep mendukung kegiatan akademik, tanpa perploncoan namun tetap menegakkan disiplin, rasional, dan persuasif tanpa represif.

Setiap mahasiswa baru yang telah berhasil menjadi anggota dan mengikuti dengan baik kegiatan ekstrakurikuler selama satu semester pertama, akan mendapatkan sertifikat kegiatan ekstrakurikuler dari Fakultas, yang berguna untuk pengembangan diri mahasiswa selanjutnya dan dapat dijadikan referensi untuk pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Universitas, dan Nasional.

Sertifikat kegiatan ekstrakurikuler juga bermanfaat bagi persyaratan beberapa beasiswa yang dikelola oleh Kema, dan fasilitas lain yang ditentukan oleh Kema. Selain itu, sertifikat dapat digunakan untuk referensi kerja selepas lulus sebagai bukti peran aktif lulusan dalam mengembangkan diri dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Dengan demikian Fakultas Farmasi menekankan pentingnya mahasiswa mendapatkan sertifikat tersebut.

Berdasarkan hasil evaluasi dan pengamatan terhadap mahasiswa selama ini, terdapat beberapa permasalahan yang menjadi perhatian utama pembinaan kemahasiswaan dan menghasilkan 10 butir pembinaan kemahasiswaan Farmasi Unpad untuk mengarahkan mahasiswa memiliki prestasi akademik, memiliki nilai tambah dan lulus tepat waktu, sebagai berikut:

1. Meluruskan niat untuk kuliah di Farmasi untuk mencari ilmu, berprestasi dan tepat waktu.
2. Bersungguh-sungguh mengikuti kewajiban akademik melalui rencana studi yang telah diambil, memotivasi diri dan menerapkan manajemen belajar yang tepat dan efektif.
3. Memanfaatkan fasilitas pembimbingan melalui dosen wali, tim bimbingan konseling, dan pembimbingan tugas akhir sebagai sarana kesuksesan menyelesaikan studi tepat waktu.
4. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia dan mengembangkan diri, organisasi, serta lingkungan sekitar sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas lulusan.
5. Tidak mendekati narkoba, menghindari pergaulan negatif, dan menghindari kelompok yang membawa dampak negatif dan menghambat belajar.
6. Menjunjung nilai kebersamaan dan saling menolong, bersaing secara sehat, tidak mencontek saat ujian, dan menghindari plagiarisme.
7. Menjaga etiket pergaulan kampus, baik terhadap dosen, karyawan, maupun sesama mahasiswa lainnya.
8. Menjaga etiket berpakaian di kampus, menggunakan sepatu dan tidak menggunakan sandal. Demi untuk menjaga performa calon profesional.
9. Tidak merokok di dalam lingkungan gedung kampus Farmasi.
10. Mematuhi aturan, tata tertib dan etika lain yang dibuat spesifik untuk di ruang kelas, laboratorium, atau lainnya.

B. Lembaga Kemahasiswaan
Dalam hal bentuk organisasi kemahasiswaan Pimpinan Fakultas dan jajaranya akan memberikan kebebasan beroganisasi seperti yang disebutkan dalam SK No. 155 pasal 3, bahwa bentuk organisasi kemahasiswaan diserahkan pada kesepakatan antara mahasiswa, tetapi tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Jenis-jenis organisasi kemahasiswaan
a. Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM )
b. Badan Pengawas Mahasiswa ( BPM )
c. Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM)
– Bengkel Seni Dongkrak Farmasi
– Pharmacy Basketball Club
– Unit Sepakbola Pharmacy
– Pharmacy English Club
– Unit Bulutangkis Farmasi
– Unit Bolavoli Farmasi
d. Rohani Islam ( Pharma)

Organisasi kemahasiswaan intra universiter di Fakultas Farmasi yang diakui adalah BEM KEMA. Anggotanya terdiri atas mahasiswa seluruh angkatan yang masih aktif dan telah disahkan keanggotaannya sesuai AD/ART yang berlaku.

KEMA Fakultas Farmasi Unpad adalah organisasi kemahasiswaan intra kampus non-struktural Fakultas Farmasi UNPAD berdiri sejak tahun 2007 setelah Jurusan Farmasi berubah statusnya menjadi Fakultas. Nama sebelumnya adalah HIMAFAR (Himpunan Mahasiswa Farmasi). HIMAFAR UNPAD ini didirikan di Bandung, sejak berdirinya Jurusan Farmasi UNPAD, untuk waktu yang tidak ditentukan/tidak terbatas. AD/RT organisasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Himpunan mahasiswa ini bersifat religius, demokratis, kekeluargaan, madiri, dan ilmiah. Atribut himpunan terdiri dari lambang, jaket, dan lagu. Himpunan ini beranggotakan seluruh mahasiswa Farmasi UNPAD yang memenuhi persyaratan.

Tujuan organisasi:
1. Mewujudkan mahasiswa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Membantu meningkatkan prestasi akademik.
3. Membantu kelancaran perkuliahan.
4. Mengusahakan kesejahteraan bersama.
5. Mengembangkan sifat ilmiah mahasiswa farmasi Unpad agar kelak dapat membaktikan diri sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan pendidikan dan pembangunan nasional.

KEMA saat ini memiliki beberapa unit kegiatan mahasiswa yang dapat menampung minat, bakat dan aspirasi mahasiswa Farmasi Unpad, diantaranya adalah seni teater, sepak bola, bola basket, bola volley, kelompok bahasa Inggris, Teknologi Informasi, dan lain-lain. Terdapat juga komisariat berupa organisasi eksternal seperti ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Indonesia), JMKI (Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia), IPSF (International Pharmaceutical Students Federation), dan sebagainya. Unit kegiatan mahasiswa di Fakultas Farmasi Terdiri atas Bengkel Dongkrak yang membidangi seni dan teater, Unit Sepak Bola, Unit Bulutangkis, Unit Basket, Unit Paduan Suara dan Unit Tenis Meja. Semua unit tersebut telah memberikan kontribusi pada prestasi Juara Umum berturut-turut (2006 dan 2007) pada Olimpiade MIPA.

C. Kegiatan Penalaran
Peraturan pemerintah (PP)No.66 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi antara lain menyatakan bahwa tujuan pendidikan tingi adalah (1) menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau propesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian;
(2) mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunaan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Kehidupan kampus dikembangkan sebagai lingkungan akademik yang dinamis sesuai dengan disiplin ilmu dan profesinya, berwawasan budaya bangsa, bermoral Pancasila dan berkepribadian Indonesia . Perguruan Tinggi terus berupaya untuk lebih mampu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengkajian dibidang ilmu dan teknologi, serta melaksanakan pengabdian pada masyarakat yang bermanfaat bagi kemanusian dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Dalam rangka pengembangan pendidikan perguruan tinggi berupaya selalu mengikuti kebutuhan pengguna dan perkembangan dunia kerja . Salah satu diantaranya yaitu melalui perubahan kurikulum yang semula berbasis kandungan isi menurut Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000. Perubahan tersebut akan mengakibatkan perubahan terhadap kegiatan kurikuler dan kokurikuler.
Kurikulum berbasis kompetensi memerlukan keterampilan dalam
(1) berpikir secara kreatif,
(2) mengambil keputusan
(3) mensolusikan masalah
(4) melihat sesuatu dalam bentuk the mind’s eye
(5) mengetahui cara belajarnya dan
(6) menyusun alasan secara gayut.
Kegiatan kokurikuler untuk mendukung hal tersebut adalah lomba karya tulis mahasiswa yang diharapkan dapat menampung gagasan kreatif mahasiswa dalam bentuk tulisan yang disajikan secara ilmiah , mengandung unsur penemukenalan masalah, pensolusian dan upaya transfer gagasan di masyarakat dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas intelektual dan karakter serta membuka akses pengembangan minat dan bakat mahasiswa sepanjang periode belajarnya di perguruan tinggi, selain itu mahasiswa berprestasi merupakan ajang penalaran yang bergengsi. Adapun panduan LKTM, PKM dan MAWAPRES dapat dilihat di Bagian Kemahasiswaan Fakultas Farmasi.

Prestasi Mahasiswa Farmasi pada kegiatan LKTM dan PKM di PIMNAS masih perlu ditingkatkan. Mahasiswa Farmasi Pernah menjuari Presentasi Poster Ilmiah di PIMNAS IX Undip Semarang tahun 1998, dan pernah menjadi finasis di PIMNAS 2004 di STT Telkom dan PIMNAS 2006 di UMM Malang. Selain itu, prestasi Fakultas Farmasi LKTM dan MAWAPRES masih di tingkat Universitas saja, sedangkan LKTI bidang Al Qur’an telah berhasil menjuarai II di tingkan Nasional di Lampung pada tahun 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>